
SURABAYA(Kabarjawatimur) – Jalur formal yang tak kunjung mendapat respons membuat pedagang Pasar Buah Tanjungsari persil 77 memilih cara lain untuk menyampaikan aspirasi. Sebuah baliho
SURABAYA — Ledakan yang mengguncang kawasan ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Selasa (6/10/2026), menjadi momentum DPRD Surabaya mempertanyakan serius pengawasan keselamatan bangunan oleh
SURABAYA,(Kabarjawatimur.com) – Ledakan keras terjadi di sebuah ruko yang digunakan sebagai tempat usaha Nasi Rempong Sri Rejeki, kawasan San Antonio N1 Nomor 62 Pakuwon City Surabaya, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 07.20 WIB.
Peristiwa tersebut menyebabkan lima orang mengalami luka bakar. Dari jumlah tersebut, tiga korban merupakan laki-laki dan dua lainnya perempuan.
Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan, lima korban saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.
“Untuk korban sebanyak lima orang, saat ini empat orang masih dalam perawatan di Rumah Sakit Haji dan satu orang dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga,” terang AKP Hadi Ismanto.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum ledakan terjadi, tercium bau gas di sekitar lokasi kejadian.
Salah satu saksi berinisial A.W. mengaku mencium bau yang diduga berasal dari gas elpiji ketika turun dari mobil sekitar pukul 07.06 WIB. Saat itu, saksi hendak menuju sebuah kedai kopi yang berjarak sekitar 15 meter dari lokasi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber