Kediri (ANTARA) – Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo Kediri yang berada di bawah PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) telah menggiling sekitar 8 juta kuintal atau 800 ribu ton tebu hingga memasuki hari giling ke-145 musim giling 2026.

Pelaksana Harian General Manager PG Ngadiredjo Kediri Faiz Humami mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh jajaran perusahaan dengan petani tebu yang menjadi mitra dalam penyediaan bahan baku.

“Alhamdulillah, memasuki hari giling ke-145, tebu yang kami giling telah mencapai 8 juta kuintal,” kata Faiz di Kediri, Jawa Timur, Selasa.

Ia mengatakan, pihaknya terus mengoptimalkan operasional pabrik hingga seluruh rangkaian musim giling 2026 selesai. Penyerapan tebu petani juga dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan dan kapasitas pengolahan yang tersedia.

Menurut Faiz, koordinasi dengan petani menjadi bagian penting untuk menjaga kesinambungan pasokan bahan baku hingga akhir musim giling. Pelayanan kepada petani juga terus diperkuat dengan mengedepankan keterbukaan dan transparansi.

“Dengan semangat dan kolaborasi antara karyawan dan petani tebu, kami optimistis PG Ngadiredjo dapat menyelesaikan musim giling 2026 dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer Tanaman PG Ngadiredjo Kediri Sabar Dwi Komarudin mengatakan koordinasi antarbagian di lingkungan pabrik hingga penghujung musim giling berjalan dengan baik, mulai dari rantai pasok bahan baku hingga proses pengolahan di stasiun masakan.

Ia menyebut kesinambungan pasokan tebu menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kinerja pabrik hingga akhir musim giling. Oleh karena itu, koordinasi dengan petani dan seluruh bagian internal perusahaan terus dilakukan secara intensif.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *