
jatimnow.com – Senja Surabaya kali ini terasa berbeda. Di balik cahaya jingga yang merayap perlahan di cakrawala, hadir wajah-wajah yang pernah berbagi mimpi di ruang kelas, kini kembali menyatu dalam sebuah reuni penuh makna.
Alumni Petra angkatan Tahun 1981 siang berkumpul. Mereka bukan sekadar melepas rindu, melainkan merayakan perjalanan hidup yang berawal dari satu titik, masa muda yang pernah mereka lalui bersama.
Reuni ini seolah membuka pintu waktu. Tawa yang dulu bergema di lorong sekolah kini kembali terdengar, meski telah dibalut pengalaman hidup yang panjang.
Ada yang datang dengan rambut beruban, ada yang hadir dengan cerita tentang keluarga dan karier, namun semua kembali menjadi remaja dalam ingatan.
Kenangan masa lalu terasa kental, tentang guru yang penuh wibawa, tentang sahabat yang selalu setia, tentang mimpi-mimpi yang dulu ditulis di buku catatan. Semuanya hadir kembali, seakan senja kali ini menjadi saksi bahwa kenangan tak pernah benar-benar pergi.
290 Semangat Senja bukan sekadar metafora. Mereka bertemu untuk berbicara tentang siang dan malam, sebagaimana reuni adalah pertemuan antara masa lalu dan masa kini.
Di balik senja, ada kehangatan yang menenangkan, ada cahaya yang memeluk, dan ada janji bahwa meski waktu terus berjalan, persaudaraan tetap abadi.
Alumni Petra 81 merasakan bahwa reuni ini bukan hanya nostalgia, melainkan juga pengingat bahwa persahabatan yang lahir dari masa muda adalah harta yang tak ternilai. Semangat senja menjadi simbol kebersamaan, mengikat mereka dalam lingkaran kenangan yang tak lekang oleh waktu.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber