SURYA.co.id, PAMEKASAN – Ratusan orang menggeruduk lokasi pembangunan sebuah toko retail di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur, Rabu.

Massa yang mengatasnamakan alumni, santri dari sejumlah pondok pesantren, serta ulama di Kecamatan Palengaan datang untuk menolak kelanjutan pembangunan toko tersebut.

Aksi penolakan itu tidak berhenti pada penyampaian aspirasi karena sebagian massa membawa alat berat ke lokasi.

Bangunan toko kemudian dibongkar, sementara papan nama dan sejumlah perlengkapan pembangunan lainnya turut dirusak.

Polisi yang berada di lokasi berupaya mencegah kerusakan meluas dan meredam situasi agar aksi tidak berkembang lebih jauh.

Di balik aksi tersebut, terdapat persoalan yang sebelumnya telah disampaikan massa kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

Penolakan terutama berkaitan dengan kekhawatiran terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di Palengaan.

Namun, pihak PT Indomarco Prismatama atau Indomaret Wilayah Madura menyatakan seluruh perizinan yang menjadi prasyarat pembangunan telah dipenuhi.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *