:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/betonisasi-Betro-Sedati-Sidoarjo.jpg)
SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan peningkatan kualitas infrastruktur jalan beton yang tengah berjalan saat ini wajib terpadu dengan penanganan drainase serta aliran sungai di sekitarnya.
Tanpa adanya konektivitas yang baik, pembangunan jalan itu berisiko gagal menekan potensi banjir tahunan yang mengancam permukiman warga.
Bupati Sidoarjo Subandi mengingatkan kembali konsep itu saat meninjau proyek betonisasi ruas Jalan Gedangan–Betro, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (12/10/2026).
Bupati Subandi menegaskan bahwa proyek jalan senilai Rp 23 miliar itu harus berjalan beriringan dengan agenda normalisasi sungai.
Langkah strategis itu krusial agar struktur jalan beton tidak menghambat fungsi resapan maupun aliran air alami.
“Pembangunan jalan perlu direncanakan secara terpadu dengan penanganan saluran dan sungai di sekitarnya. Anggaran jalan ini kurang lebih Rp 23 miliar. Kalau sudah dilakukan pembangunan, sekalian kita benahi sungainya agar normalisasi juga berjalan. Harapan kita, jalannya bagus dan banjir teratasi,” ujar Subandi.
Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga menyoroti bangunan liar serta warung di bantaran sungai yang menyulitkan mobilitas alat berat pengerukan sedimentasi.
Kendala teknis lain seperti jaringan kabel serat optik dan tiang PJU yang memotong jalur pekerjaan turut menghambat progres di lapangan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber