:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/malang-120-orang-dengan-97-persen-tim-dan-perajin-merupakan-perempuan.jpg)
SURYA.co.id, MALANG – Berawal dari garasi rumahan pada 2017, Zama Homewear berkembang menjadi brand fashion lokal asal Kota Malang, Jawa Timur, yang mampu menembus pasar internasional sekaligus memberdayakan ratusan tenaga kreatif secara bertahap.
Bisnis yang dirintis Srie Dewi Wirautami ini mengandalkan keterampilan perajin lokal dengan sistem produksi padat karya dan berhasil meraih Juara 1 UMKM Berprestasi Jawa Timur 2026.
Tak sekadar membangun bisnis fashion, Dewi membawa misi sosial melalui pemberdayaan perempuan, penciptaan lapangan kerja, dan pemanfaatan limbah kain.
Saat ini, Zama Homewear melibatkan sekitar 120 orang dalam tim produksinya dan menargetkan pemberdayaan hingga 500 pekerja kreatif pada 2030.
Berbekal latar belakang desain produk dan pembuatan pola bordir, ia ingin menghadirkan oleh-oleh khas Malang yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga berkualitas dan tahan lama.
Seiring perkembangan usaha, Zama Homewear memperluas koleksinya menjadi busana untuk aktivitas sehari-hari hingga pakaian anak melalui lini Little Zama.
Keunikan Zama terletak pada proses produksi yang mengandalkan keterampilan tangan atau handicraft, tanpa bergantung pada mesin industri besar.
Model produksi tersebut membuka ruang bagi perajin lokal untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan busana.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber