:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Dua-terduga-pelaku-berhasil-diamankan-dan-dibawa-ke-pihak-kepolisian.jpg)
SURYA.co.id, KEDIRI – Transaksi jual beli emas Antam dengan sistem cash on delivery (COD) di Perumahan Mojoroto Indah, Kota Kediri, Jawa Timur, berujung dugaan tindak perampasan pada Senin (12/10/2026).
Penjual emas bernama Karin mengaku sempat terkunci di dalam rumah saat melayani transaksi emas seberat 95 gram yang belum dibayar calon pembeli.
Namun, suami Karin berhasil mengejar mereka hingga emas yang belum dibayar tersebut dapat diambil kembali.
Karin mengatakan peristiwa itu telah dilaporkan kepada kepolisian setempat. Ia juga mengaku bersyukur dapat selamat dari kejadian tersebut.
Karin menuturkan, dirinya datang ke sebuah rumah di Perumahan Mojoroto Indah untuk mengantarkan pesanan emas Antam seberat 95 gram.
Namun, saat berada di dalam rumah, pembayaran belum dilakukan. Calon pembeli kemudian diduga membawa kabur emas tersebut.
“Saya antar pesanan Antam. Kemarin saya datang ke rumah (lokasi COD). Saat di dalam rumah, emas belum terbayar tapi pelaku kabur,” kata Karin saat dihubungi SURYA.co.id, Selasa (13/10/2026).
Selain mengaku terkunci di dalam rumah, Karin menyebut jendela di lokasi kejadian telah dipasangi paku berukuran besar.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber