TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember – Antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam dua hari terakhir. Antrean terlihat di beberapa SPBU kawasan perkotaan hingga wilayah selatan Jember.

Pantauan pada Selasa (13/10/2026) pagi menunjukkan antrean sepeda motor dan mobil di SPBU Jalan Basuki Rahmat, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates. Antrean tersebut terlihat sejak pukul 05.30 WIB, saat kondisi SPBU biasanya relatif lengang.

Di SPBU Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Tegalbesar, sekitar pukul 05.37 WIB, sedikitnya 70 sepeda motor mengantre untuk membeli Pertalite. Antrean sepeda motor masih tertampung di area belakang SPBU yang cukup luas. Namun, dua mobil terlihat mengantre hingga ke tepi jalan raya, tepat di ujung akses masuk SPBU.

Kondisi serupa terlihat di SPBU Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepatihan. Sekitar pukul 05.46 WIB, puluhan sepeda motor mengantre hingga meluber ke jalan raya. Antrean kendaraan roda dua memanjang dari Jalan Ahmad Yani menuju area dispenser BBM, sementara antrean mobil juga terlihat panjang.

Sementara itu, di SPBU Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates, sekitar pukul 06.00 WIB, sekitar 50 sepeda motor mengantre untuk membeli Pertalite. Meski antrean cukup panjang, kendaraan masih tertampung di area SPBU karena jalur pengisian BBM relatif panjang.

Berbeda dengan jalur Pertalite, jalur pengisian Pertamax di ketiga SPBU tersebut terpantau sepi saat pemantauan berlangsung.

Antrean Pertalite juga dilaporkan warganet terjadi di sejumlah SPBU di wilayah selatan Jember, termasuk Kecamatan Puger dan Jenggawah. Laporan tersebut menyebutkan antrean sudah terlihat, Senin (12/10/2026).

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa antrean serupa tidak hanya terjadi di Jember, tetapi juga di sejumlah kabupaten lain di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *