
Surabaya, serayunusantara.com – Pemerintah Kota Surabaya menekankan penyelarasan pembangunan ekonomi dan transportasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam peringatan HUT ke-81 provinsi tersebut. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan pesan itu setelah upacara di Balai Kota Surabaya, Senin, 12 Oktober 2026, yang mengusung tema “Jawa Timur Unggul, Maju Berkelanjutan”.
Transportasi regional penting karena perjalanan masyarakat tidak berhenti di batas administrasi. Pekerja, pelajar, barang, dan layanan bergerak antara Surabaya dan daerah penyangga setiap hari. Sistem yang terhubung dapat mengurangi ketidakpastian perjalanan, memperluas akses pekerjaan, dan mendukung aktivitas ekonomi tanpa seluruh beban ditanggung jaringan jalan.
Eri juga menempatkan Surabaya sebagai gerbang distribusi. “Kita ini pintunya, gerbangnya. Maka dari itu, Pemkot Surabaya men-support kelancaran arus barang agar tidak ada delay atau keterlambatan, baik dalam pengiriman maupun pengantarannya. Jika lalu lintas logistik lancar dan perizinannya baik, ekonomi bergerak luar biasa dan UMKM Surabaya ikut terangkat,” ujarnya.
Kelancaran logistik berpengaruh pada biaya usaha dan ketersediaan barang. Bagi UMKM, keterlambatan bahan baku atau pengiriman dapat mengurangi margin yang sudah terbatas. Karena itu, perbaikan infrastruktur perlu diikuti penyederhanaan proses, informasi yang jelas, dan koneksi menuju sentra produksi serta pasar.
Sinergi tidak berarti semua kebijakan dibuat seragam. Pemerintah kota tetap perlu menyesuaikan pelaksanaan dengan kebutuhan kawasan, kepadatan, dan kelompok pengguna. Namun, arah pembangunan, jadwal proyek, pengadaan lahan, dan integrasi layanan harus dibahas bersama agar investasi satu pihak tidak terhambat oleh kesiapan pihak lain.
“Harapannya Jawa Timur semakin sukses dan seluruh masyarakat di kabupaten/kota se-Jawa Timur semakin sejahtera,” kata Eri. Harapan tersebut menjadi ukuran akhir program strategis: bukan hanya infrastruktur selesai, tetapi mobilitas lebih mudah, distribusi lebih pasti, dan peluang ekonomi meluas.
Peringatan HUT ke-81 menjadi momentum bagi Surabaya untuk menegaskan perannya dalam jaringan provinsi. Pekerjaan berikutnya adalah menjaga koordinasi SRRL dan program lain tetap terukur, terbuka, serta berorientasi pada pengguna. Jika transportasi regional dan arus logistik ditangani sebagai satu sistem, manfaatnya dapat menjangkau warga Surabaya sekaligus kabupaten dan kota di sekitarnya.
Pengguna angkutan umum perlu dilibatkan ketika layanan baru dirancang. Masukan tentang jadwal, tarif, akses stasiun, dan keamanan perjalanan membantu sistem menjawab kebutuhan nyata. Integrasi pembayaran dan informasi antarmoda juga menentukan apakah warga bersedia berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber