
Bandara Juanda mencatat 3,23 juta penumpang dan 22.706 pergerakan pesawat pada kuartal I 2026, mengukuhkan Surabaya sebagai simpul penerbangan utama Jawa Timur dan Indonesia timur.
Rute Surabaya-Jakarta memiliki frekuensi tertinggi, sekitar 214 penerbangan per minggu, disusul Bali 100 penerbangan dan Banjarmasin 59 penerbangan per minggu pada September 2026.
Makassar menjadi tujuan domestik penting sekaligus titik lanjutan perjalanan, sementara Singapura dan Kuala Lumpur menyediakan akses internasional langsung dari Juanda dengan durasi sekitar 2,5 jam.
Surabaya adalah titik keberangkatan utama bagi penumpang dari Jawa Timur dan wilayah timur Indonesia. Bandara Juanda yang melayani wilayah ini mencatat 3,23 juta penumpang pada kuartal I 2026.
Meningkat 4 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya, kondisi ini menunjukkan aktifnya mobilitas udara yang berpusat di Surabaya.
Posisi Bandara Juanda sebagai bandara tersibuk ketiga dalam jaringan InJourney Airports memberikan pilihan rute yang sangat luas.
Jumlah pergerakan pesawat di bandara ini mencapai 22.706 pada kuartal I 2026, naik 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, Juanda masuk daftar 36 bandara berstatus internasional menurut KM 37 Tahun 2025, menempati peringkat ke-10.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber