jatimnow.com – Sebanyak 27 partikel mikroplastik ditemukan dalam 500 mililiter sampel air Kali Surabaya. Temuan ini didapatkan oleh pelajar yang melakukan pengujian kualitas air secara langsung dalam rangkaian hari ketiga Kali Surabaya Fest 2026 di Taman Suaka Ikan, Surabaya, Rabu (23/9/2026).

Selain mengidentifikasi mikroplastik, peserta juga mencatat kadar oksigen terlarut atau Dissolved Oxygen (DO) yang rendah, yakni di angka 0,1 mg/L, serta menemukan 35 individu makroinvertebrata melalui pengamatan biotilik.

Kegiatan edukasi lingkungan ini diselenggarakan oleh lembaga kajian ekologi ECOTON bersama komunitas WIWO, dan didukung oleh PT Petrokimia Gresik (Persero) melalui program Petro-Tirta.

Para pelajar dibagi menjadi lima kelompok untuk mempraktikkan metode pengamatan yang berbeda, mulai dari pencarian mikroplastik hingga pengamatan vegetasi bantaran sungai.

Pada kelompok yang meneliti mikroplastik, peserta menemukan setidaknya tiga jenis partikel dalam sampel air, termasuk fragment (pecahan plastik keras) dan film (lembaran plastik tipis).

Kepala Laboratorium ECOTON, Rafika Aprilianti, menjelaskan kepada peserta bahwa pencemaran plastik tidak selalu terlihat secara kasatmata dalam bentuk utuh. Plastik yang terdegradasi menjadi mikroplastik dapat membawa dampak lanjutan bagi ekosistem air.

“Mikroplastik itu seperti magnet, semua kontaminasi, seperti logam berat dan racun-racun, diangkut oleh mikroplastik,” ujar Rafika.

Di lokasi yang sama, kelompok lain melakukan pengukuran parameter kualitas air. Hasil praktik lapangan menunjukkan air memiliki pH 7,4 dengan suhu 29,3 derajat Celsius, serta jumlah zat terlarut sebesar 254 mg/L. Namun, kadar oksigen terlarut (DO) tercatat hanya 0,1 mg/L.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *