
Bagi YS, perkara tersebut masih menyisakan sejumlah pertanyaan. Ia mengaku tidak sedang memainkan aplikasi HGI ketika polisi datang dan melakukan penangkapan di sebuah warung kopi di Jalan Simo Pomahan Baru Raya, Kelurahan Simo Mulyo Baru, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, pada Selasa (24/2/2026).
YS menuturkan, saat itu dirinya datang ke warung kopi untuk menunggu panggilan pekerjaan. Sehari-hari, ia bekerja sebagai penyedia jasa servis pendingin udara atau AC.
Sambil menunggu panggilan pelanggan, YS bertemu dengan dua rekannya yang lebih dahulu berada di warung kopi tersebut.
Menurut YS, saat itu dirinya sedang menjalankan ibadah puasa. Karena mengantuk, ia kemudian tertidur sambil menonton film drama China melalui telepon selulernya.
Sementara itu, dua rekannya melakukan aktivitas berbeda. Salah seorang menonton video melalui YouTube, sedangkan seorang lainnya memainkan permainan melalui aplikasi HGI.
“Saya tidak bermain HGI saat itu. Saya tertidur sambil menonton film drama China di HP,” kata YS.
Tidak lama kemudian, sejumlah petugas kepolisian datang ke warung kopi tersebut. YS mengatakan dirinya yang sedang tertidur dibangunkan oleh petugas.
“Saya dibangunkan. Saya langsung kaget dan bingung. Polisi bilang jangan pura-pura tidur,” ujarnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber