
Jember, diswaymojokerto.id – Penanganan kekeringan di Kabupaten Jember mendapat tambahan dukungan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BPBD Jatim mengirimkan 30 tandon air berkapasitas 1.200 liter beserta 30 kran untuk membantu distribusi air bersih kepada warga terdampak.
Bantuan tersebut diterima BPBD Kabupaten Jember pada Kamis, 24 September 2026. Puluhan tandon itu nantinya digunakan sebagai tempat penampungan air di wilayah yang mengalami kekurangan pasokan air bersih.
Kepala BPBD Kabupaten Jember Edy Budi Susilo mengatakan, bantuan tersebut merupakan dukungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui BPBD Jatim untuk memperkuat penanganan dampak kekeringan di Jember.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Gubernur Jawa Timur melalui BPBD Provinsi Jawa Timur atas dukungan sarana penanganan kekeringan ini,” kata Edy.

30 tandon air untuk atasi kekeringan di beberapa bagian wilayah Jember-Foto : Humas Pemkab Jember-
Menurut Edy, keberadaan tandon dan kran akan membantu BPBD dalam memperluas jangkauan pelayanan air bersih. Sarana tersebut dapat ditempatkan di lokasi yang membutuhkan sehingga distribusi air kepada masyarakat bisa dilakukan lebih efektif.
Sebelum dimanfaatkan, seluruh bantuan telah diperiksa secara fisik oleh BPBD Kabupaten Jember. Hasil pemeriksaan menunjukkan tandon dan kran dalam kondisi baik dan siap digunakan.
“Seluruh bantuan yang diterima sudah kami lakukan pengecekan secara fisik dan kondisinya baik. Bantuan ini akan mendukung pelayanan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan,” ujarnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber