:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Pendidikan-Jawa-Timur-Aries-Agung-Paewai-tengah.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN – Pelaksanaan Student Volleyball League (SVL) Indonesia Jawa Timur Zona Barat di Kota Madiun mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Ajang bola voli pelajar tingkat SMA/sederajat tersebut dinilai tidak hanya menjadi kompetisi untuk mengejar prestasi, tetapi juga wadah untuk mencari bibit atlet voli, mengembangkan kemampuan dan mental bertanding, sportivitas, serta membangun kebanggaan terhadap sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengapresiasi hadirnya SVL yang memberikan ruang lebih luas bagi pelajar untuk berkompetisi dengan membawa nama sekolah masing-masing.
“Alhamdulillah, yang pertama saya apresiasi karena membuat wadah yang sangat luar biasa bagi para pelajar-pelajar kita,” ujar Aries, Jumat (25/9/2026).
Menurutnya, selama ini banyak pelajar mengikuti kompetisi dengan membawa nama klub tempat mereka bernaung.
Sementara SVL, para pelajar mendapat pengalaman bertanding sekaligus membawa bendera dan nama sekolah masing-masing.
“Selama ini pelajar kita banyak bertanding dalam bentuk klub di mana mereka bernaung. Nah, sekarang mereka dalam bentuk mengangkat nama sekolah masing-masing, membawa nama sekolah-sekolah masing-masing untuk mengejar prestasi yang sangat luar biasa,” katanya.
Aries menilai antusiasme peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa kompetisi bola voli pelajar seperti SVL memiliki potensi untuk terus dikembangkan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber