SURABAYA, KOMPAS.TV – Suhu udara di wilayah Jawa Timur terasa sangat panas dan terik belakangan ini. Suhu tinggi di Jawa Timur tercatat pada pembaruan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per 25 September 2026.

Data Automatic Weather Station (AWS) Mayang, Jember mencatat suhu tertinggi mencapai 37,1°C, disusul AWS Kediri dan Lamongan yang berada di angka 36,6°C.

BMKG Juanda melalui unggahan akun Instagram @infobmkgjuanda memprediksi tren suhu udara akan semakin meningkat pada Oktober mendatang dengan kisaran berkisar antara 36-38°C.

BMKG Juanda mengatakan bulan September hingga Oktober merupakan periode suhu paling panas sepanjang tahun di Jawa Timur.

Stasiun Meteorologi Juanda memaparkan sejumlah faktor utama yang memicu fenomena suhu panas di Jawa Timur.

Faktor utama pemicu peningkatan suhu adalah pergerakan posisi semu matahari. Pada 23 September 2026, posisi semu Matahari berada tepat di atas garis ekuator Bumi atau yang dikenal sebagai fenomena ekuinoks.

“Meskipun tidak berdampak secara langsung namun menandakan posisi Matahari bergerak ke wilayah belahan Bumi selatan atau semakin dekat dengan wilayah Jawa Timur,” kata BMKG Juanda di Instagram, Jumat (25/9/2026).

Pergerakan posisi Matahari ini juga akan berlanjut pada fenomena kulminasi utama atau hari tanpa bayangan di Jawa Timur yang diprakirakan berlangsung pada 11 hingga 14 Oktober mendatang.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *