Madiun (ANTARA) – Seorang balita di Kabupaten Madiun, Jawa Timur meninggal dunia dengan kondisi kulit melepuh akibat diduga salah mengonsumsi obat yang diberikan oleh petugas klinik di tempatnya berobat.

Korban adalah Muhamad Noval Mohtarom (4) anak dari pasangan Sadikan dan Tarmiyati warga Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, yang meninggal pada Rabu pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

Paman korban, Lamidi kepada wartawan, Rabu mengatakan Noval awalnya sakit panas. Kemudian, orang tuanya memeriksakannya ke Klinik Pratama Wahyu Husada di Desa Dimong, Kabupaten Madiun pada Minggu (1/12).

“Noval lalu diberi sejumlah obat dan diminta mengonsumsi obat yang diberikan oleh petugas kesehatan klinik tersebut,” ujarnya.

Kemudian korban dibawa pulang oleh orang tuanya karena tidak perlu rawat inap. Sepulang dari klinik, orang tuanya memberi korban obat dari klinik tersebut, namun tak selang lama kemudian muncul bintik-bintik pada kulit korban dan melepuh.

Karena kondisinya tak membaik dan masih panas, pada keesokan harinya (2/12), korban kembali dibawa ke klinik yang sama oleh orang tuanya dan diberikan obat lagi.

“Setelah itu justru melepuhnya tambah membesar dan kemudian dibawa ke RS Santa Clara Madiun,” kata dia.

Korban dibawa ke RS Santa Clara pada Senin (2/12/2019). Hingga akhirnya korban meninggal dunia di rumah sakit itu, Rabu pagi.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *