Sumenep, (Madura Today) – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan penanganan stunting menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, stunting bukan sekadar persoalan kesehatan, melainkan bagian dari investasi Sumber Daya Manusia (SDM) jangka panjang.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati usai menerima audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Kamis (24/9/2029).

“Stunting bagi kami sesungguhnya menjadi konsen penting, karena ini merupakan bagian dari gambaran masa depan bagaimana anak-anak cerdas kita siapkan untuk generasi 2045,” kata Fauzi.

Bupati menilai, Pemkab Sumenep dalam beberapa tahun terakhir termasuk daerah yang cukup signifikan dalam menekan angka stunting.

Upaya tersebut akan terus diperkuat dengan pendampingan yang berkelanjutan, tidak hanya saat anak mengalami gangguan pertumbuhan, tetapi sejak masa kehamilan.

Kelompok sasaran yang menjadi perhatian meliputi ibu hamil, ibu pascapersalinan dan menyusui, bayi, hingga balita.

Untuk itu, dibutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari kader, tenaga penyuluh, tenaga kesehatan, hingga Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *