
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Upaya meramaikan Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah dan para pedagang, tetapi juga
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Program Kampung Pancasila kembali digelorakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Tak sekadar menjadi ajang perlombaan antarwilayah, program tersebut diarahkan menjadi ruang untuk
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Keterlibatan perempuan dalam politik tidak cukup hanya mengejar angka keterwakilan. Perempuan juga dituntut memiliki kapasitas, keberanian, jejaring, serta kemampuan memahami persoalan masyarakat agar dapat ikut memengaruhi kebijakan publik.
Hal itu disampaikan dr. Zuhrotul Mar’ah, Anggota DPRD Surabaya Fraksi PAN sekaligus Sekretaris DPD PAN Surabaya, dalam Sekolah Politik Perempuan yang digelar Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di Amaris Hotel Darmo Surabaya, Sabtu (26/9/2026).
Zuhrotul mengatakan, perempuan masih menghadapi sejumlah tantangan ketika memasuki dunia politik. Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan struktur politik, tetapi juga budaya dan pandangan sosial yang dapat membatasi ruang perempuan.
“Politik biaya tinggi, akses modal kampanye yang tidak setara. Ini tantangan dalam struktur politik kita,” ujar Zuhrotul.
Selain persoalan biaya politik, ia menyoroti penempatan calon legislatif perempuan yang belum selalu berada pada posisi strategis serta keterbatasan akses informasi mengenai mekanisme politik.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu dijawab dengan peningkatan kapasitas. Perempuan yang ingin terjun ke politik harus memahami regulasi, kebijakan publik, komunikasi, sekaligus memiliki keberanian untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber