TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Di tengah cuaca terik akibat sengatan panas matahari, awan mendung tiba-tiba tampak menggelayut di timur laut Bangkalan, Madura, selepas waktu salat Zuhur, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kehadiran awan mendung itu ternyata membasahi tanah kering di tiga desa di Kecamatan Kokop; Desa Tramok, Desa Katol Timur, dan Desa Kokop sekitar pukul 14.30 WIB. 

Beberapa warga di tiga desa itu memembagikan video tentang hujan yang datang pertama kali menyapa setelah kemarau panjang menerjang Kabupaten Bangkalan sejak Juni 2026.

Melalui rekaman video ponselnya, warga berungkali mengungkapkan rasa syukur atas datangnya hujan. 

“Alhmadulillah hujan di perbatasan Desa Kokop dan Tramok. Hujan, lumayan,” ungkap seorang pria dalam video berdurasi 7 detik yang tersebar di media sosial. 

Ungkapan syukur juga disampaikan Kanit Reskrim Polsek Kokop, Aiptu Muzammil, meski cuaca di kantor mapolsek, Desa Dupok, Kecamatan Kokop, masih terasa terik karena hujan belum turun. 

“Alhamdulillah di Desa Katol Timur, Tramok, dan Desa Kokop sudah hujan meski sesaat dengan intensitas sedang. Kalau di mako (Polsek Kokop) belum, ini saya masih menyiram halaman mako,” ujar Muzammil. 

Saat terjadinya hujan, pengiriman bantuan air bersih oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Kodim 0829, serta Perusahaan Umum Air Mineral (PUDAM) Bangkalan sedang berlangsung menuju Desa Katol Timur, Kecamatan Kokop. 

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *