TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Bandung Carnival 2026 tak hanya menjadi panggung kreativitas bagi warga Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Di balik kemeriahan karnaval yang digelar Sabtu (26/9/2026) malam tersebut, berbagai usaha masyarakat ikut bergerak dan menciptakan perputaran ekonomi hingga ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kegiatan yang melibatkan 19 tim warga tersebut menempuh rute sekitar 1,9 kilometer dan disaksikan puluhan ribu penonton.

Banyaknya peserta dan penonton membuat kebutuhan terhadap berbagai jasa dan perlengkapan meningkat.

Mulai dari tata rias, penyewaan pakaian dan kostum, kendaraan pengangkut, hingga perlengkapan pendukung karnaval.

Sekretaris Panitia Bandung Carnival 2026, Firman Alifudin mengatakan, kegiatan tersebut sepenuhnya ditopang melalui swadaya masyarakat.

Selain iuran warga, peserta juga memberikan kontribusi untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Ini salah satu program kerja dari SBP. Sumber anggarannya sendiri dari swadaya masyarakat, dari iuran dan juga para peserta yang ikut berkontribusi,” ucap Firman kepada TribunJatim.com, Senin (28/9/2026).

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *