
Surabaya (beritajatim.com) – Syntech mengikuti 7th Indonesia Underwriting Summit (IUS) 2026 di Trans Luxury Hotel, Surabaya. Kegiatan yang digelar Perkumpulan Underwriter Jiwa Indonesia (PERUJI) tersebut mengangkat tema “Integrated Underwriting Journey – Data, Discipline, Decision”.
Dalam kegiatan itu, Syntech menyampaikan materi “MediAssessX – Auto Underwriting” yang dibawakan Managing Director Syntech Terence Martin. Materi tersebut membahas penggunaan data, analitik, risk profiling, dan underwriting rules dalam proses underwriting.
Terence mengatakan teknologi dapat digunakan untuk membantu proses underwriting, sementara keputusan tetap berada pada pengelola analisis risiko. Menurut dia, penggunaan otomasi perlu tetap disertai kontrol dan pertimbangan underwriting.
“MediAssessX dirancang dengan prinsip bahwa data dan analytics dapat memberikan insight, sementara keputusan tetap berada pada peraturan dan kebijakan yang dimiliki dan dikendalikan oleh pengelola analisis risiko,” ujar Terence, Senin (28/9/2026).
MediAssessX juga mencatat proses pengambilan keputusan agar dapat ditelusuri. Dokumentasi tersebut mencakup pertanyaan, jawaban, indikator risiko, aturan, hingga dasar pengambilan keputusan.
“Dengan pendekatan ini, perusahaan asuransi dapat memanfaatkan automation untuk mempercepat proses underwriting, tanpa mengesampingkan peran, kontrol, dan judgement underwriting dalam menentukan keputusan,” ujar dia.
Data klaim perusahaan dapat digunakan untuk menyesuaikan pertanyaan, batasan, dan pengecualian berdasarkan pengalaman perusahaan. Sistem tersebut juga menggunakan data historis, risk profiling, profile matching, dan underwriting rules.
Melalui pendekatan tersebut, sejumlah kasus dapat diproses secara otomatis, sedangkan tenaga underwriting dapat menangani kasus yang membutuhkan analisis lebih lanjut. Pengelola underwriting tetap memiliki kendali terhadap aturan yang digunakan dalam proses penilaian risiko.[asg/ted]
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber