
Forum Intelektual Antardisiplin (FIAD) menilai kurikulum pendidikan di Indonesia tidak seharusnya terus menerus dilakukan penggantian oleh pemerintah pusat. Namun, yang perlu diperkuat ialah evaluasi implementasinya.
Forum itu sendiri merupakan kumpulan intelektual dari berbagai latar belakang disiplin ilmu dan profesi, yang secara terus menerus melakukan kajian kritis atas berbagai macam persoalan bangsa karena memiliki keresahan dan kepedulian yang sama.
Dalam pertemuan terbaru mereka di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung, akhir pekan lalu, para intelektual itu menilai yang lebih penting saat ini diperlukan pendampingan dan evaluasi untuk kebijakan pendidikan.
“Yang perlu diperkuat adalah evaluasi implementasi: apakah tujuan pendidikan benar-benar diterjemahkan dalam proses pembelajaran, bagaimana dampaknya terhadap peserta didik, serta dukungan apa yang dibutuhkan guru dan sekolah,” demikian dikutip dari siaran pers FIAD yang diterima wartawan, Senin (28/9).
“FIAD mendorong need assessment, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi dampak sebagai bagian penting dalam perbaikan kebijakan pendidikan,” sambungnya.
Dalam forum itu, disebutkan pendidikan tidak cukup dipahami sebagai proses menyampaikan pengetahuan matematika, sains, bahasa, atau keterampilan teknis. Pendidikan juga harus membentuk kemampuan berpikir, mengambil keputusan, hidup bersama secara baik dan adil, serta membangun peradaban.
“Peserta menilai anak perlu diberi ruang untuk bertanya, mengeksplorasi, membangun imajinasi, memahami persoalan, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum mengambil keputusan. Pendidikan juga tidak dapat sepenuhnya disempitkan pada ruang sekolah karena pembentukan manusia berlangsung melalui keluarga dan komunitas,” katanya.
Dalam kerangka tersebut, kemampuan berpikir kritis perlu berjalan bersama keadaban (civility). Peserta didik tidak hanya diharapkan mampu bernalar, tetapi juga mampu menghargai orang lain, berkomunikasi dengan baik, memahami lingkungan, serta
bertindak secara bertanggung jawab.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber