Kediri (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur mengingatkan masyarakat, khususnya pencari kerja agar mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen pegawai KAI.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan seluruh proses rekrutmen KAI dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi serta tidak dipungut biaya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak percaya kepada oknum atau pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan dalih bisa memasukkan seseorang menjadi pegawai KAI,” kata Tohari di Kediri, Selasa.

Ia menjelaskan informasi resmi mengenai lowongan kerja KAI hanya dipublikasikan melalui situs karier.kai.id. Seluruh proses pendaftaran juga dilakukan secara mandiri oleh pelamar melalui portal resmi tersebut.

KAI, kata dia, juga tidak menerima berkas lamaran fisik yang dikirim melalui pos maupun melalui instansi lain di luar ketentuan yang tercantum dalam situs resmi rekrutmen.

Tohari menjelaskan tahapan seleksi rekrutmen KAI meliputi seleksi administrasi, tes kesehatan awal, tes psikologi, wawancara, tes kesehatan akhir, hingga pendidikan dan pelatihan (diklat). Seluruh tahapan tersebut juga sudah terjadwal dengan jelas.

Hasil setiap tahapan seleksi juga diumumkan melalui akun peserta masing-masing pada situs resmi rekrutmen KAI.

Ia meminta masyarakat perlu berhati-hati apabila mendapatkan tawaran kelulusan dengan imbalan sejumlah uang, fasilitas, maupun hadiah tertentu. Proses rekrutmen tersebut juga tidak dipungut biaya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *