:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/ilustrasi-kapal-KMP-Wicitra-Kartika-I-di-bawah-naungan-PT-Dharma-Dwipa-Utama-DDU-sumenep.jpg)
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP – Kondisi KMP Dharma Kartika kembali menjadi perhatian masyarakat Kepulauan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Selasa (29/9/2026).
Kapal yang melayani lintasan Kalianget-Raas-Jangkar (Situbondo) pulang-pergi (PP) itu dinilai sudah tidak lagi memadai, karena berusia sekitar 45 tahun.
Tokoh masyarakat Raas, Pauzi mengatakan, KMP Dharma Kartika merupakan kapal jenis Ro-Ro Cargo Ship yang dibuat di Jepang pada 1981.
Dengan usia yang telah mencapai sekitar 45 tahun, kapal tersebut dinilai sudah tidak lagi mampu mengimbangi kebutuhan transportasi masyarakat kepulauan yang terus meningkat.
Menurutnya, persoalan tidak hanya terletak pada usia kapal, tetapi juga kapasitas angkut yang dinilai semakin terbatas, baik untuk penumpang maupun distribusi barang.
“Dengan usianya yang sudah cukup tua, kami khawatir kondisi ini dapat meningkatkan risiko terhadap keselamatan pelayaran,” kata Pauzi, Selasa (29/9/2026).
Ia menjelaskan, KMP Dharma Kartika memiliki panjang sekitar 38 meter dan lebar delapan meter, serta tercatat dengan nomor IMO 8103975.
Selama ini, kapal tersebut menjadi salah satu armada yang melayani rute Kalianget-Raas-Jangkar dan sebaliknya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber