
Bojonegoro (beritajatim.com) – Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (1/10/2026) malam. Api diduga berasal dari bediang kandang sapi yang merembet ke tumpukan jerami kering hingga membakar bagian tiga rumah warga. Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp170 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro Siswoyo mengatakan, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Petugas Pos Temayang menerima laporan delapan menit kemudian dan langsung menuju lokasi kejadian.
“Kami terima sekitar pukul 18.08 WIB. Petugas kemudian langsung berangkat ke lokasi,” ujar Siswoyo, Jumat (2/10/2026).
Menurut Siswoyo, api bermula dari bediang di kandang sapi. Api kemudian merambat ke tumpukan jerami kering hingga membesar dan menjalar ke bagian rumah warga.
“Dugaan sementara penyebabnya dari bediang kandang sapi yang merambat ke jerami kering. Api kemudian membesar dan membakar bagian rumah,” jelasnya.
Untuk memadamkan api, Damkarmat Bojonegoro mengerahkan 23 personel. Mereka terdiri dari lima personel Pos Temayang, 11 personel Pos Kota, dan tujuh personel Pos Ngasem. Petugas juga menerjunkan enam unit armada pemadam serta dua unit kendaraan suplai air.
Upaya pemadaman berlangsung hingga api berhasil dikendalikan pada malam hari. “Alhamdulillah pukul 20.30 WIB api dapat di kendalikan,” katanya.
Kebakaran tersebut menyebabkan tiga rumah warga mengalami kerusakan. Rumah milik Sunarto mengalami kerugian sekitar Rp70 juta, rumah Supriyadi sekitar Rp50 juta, dan rumah Kusno sekitar Rp50 juta. Dengan demikian, total kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp170 juta.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber