
jatimnow.com – Ipda Purnomo “polisi baik” asal Kabupaten Lamongan mendadak menyampaikan permintaan maaf usai gaduh keputusanya mematikan monetisasi akun Youtube gegara didatangi petugas.
Tampak dari video yang diunggah di akun media sosial pribadinya, permintaan maaf itu disampaikan Ipda Purnomo saat berada di Polres Lamongan.
Ia menjelaskan bahwa petugas yang selama ini disebut melakukan intimidasi dan mencecar soal penghasilannya di media sosial merupakan petugas Badan Pusat Statistik (BPS).
“Saya jelaskan hari ini bahwa yang datang kerumah saya adalah petugas BPS,” kata Ipda Purnomo dalam unggahan medsosnya.
Selain permintaan maaf, Ipda Purnomo juga mengajak seluruh penontonnya dan masyarakat umum ikut mensukseskan program pemerintah.
“Dan saya sampaikan kita harus mendukung semua program pemerintah jadi nanti ada petugas BPS yang datang kerumah kita ayo kita bantu,” lanjutnya.
Usai di unggah pada Jumat (3/10/2026) siang, postingan permintaan maaf Ipda Purnomo memunculkan spekulasi netizen.
Tak sedikit yang menyebut bahwa mimik raut wajah Ipda Purnomo saat menyampaikan permintaan maaf tampak sedih, hingga muncul anggapan Ipda Purnomo dapan tekanan pimpinan kepolisian.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber