SURABAYA(Kabarjawatimur) – Jalur formal yang tak kunjung mendapat respons membuat pedagang Pasar Buah Tanjungsari persil 77 memilih cara lain untuk menyampaikan aspirasi. Sebuah baliho

SURABAYA (Kabarjawatimur) – Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Tri Didik Adiono atau yang akrab disapa Didik Beldex, kembali

SURABAYA (Kabarjawatimur) – Gelaran Jatim Fest 2026 di Grand City Surabaya tidak hanya menjadi ajang hiburan dan promosi produk daerah. Event yang berlangsung selama empat hari hingga 4 Oktober tersebut juga menjadi ruang bagi penyandang disabilitas untuk memperkenalkan karya dan usaha mereka kepada masyarakat.

Hal itu terlihat dari keberadaan sejumlah gerai disabilitas di stand Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Di antaranya menghadirkan berbagai aktivitas dan produk, seperti angkringan hingga layanan refleksi.

Momen tersebut turut mendapat perhatian dari Raden Ayu Istighfarin, yang menyempatkan diri mampir ke salah satu gerai, yakni GADISKU (Galeri Disabilitas).

Menurut Raden Ayu Istighfarin, keberadaan gerai disabilitas dalam ajang seperti Jatim Fest menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan potensi dan karya penyandang disabilitas kepada masyarakat secara lebih luas.

“Intinya saya ingin mengangkat karya disabilitas ini dan layak kita kenalkan kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Ia menilai, penyandang disabilitas memiliki kemampuan, kreativitas dan karya yang patut mendapatkan ruang untuk berkembang. Karena itu, dukungan masyarakat menjadi bagian penting agar karya-karya tersebut semakin dikenal dan memiliki pasar yang lebih luas.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *