Surabaya (beritajatim.com) Warga perumahan Semolowaru Indah, Sukolilo menggelar wisata petik buah melon premium (Sweet Lavender) di pertama di Kota Surabaya, Sabtu (3/9/2026) kemarin.

Hebatnya lagi, buah melon yang dijual dalam acara tersebut merupakan hasil
budidaya mandiri warga dengan memanfaatkan fasilitas umum (fasum) berupa lahan kosong.

Ketua RW 07 Semolowaru Indah, Yunus menjelaskan, dalam acara tersebut pengunjung bisa langsung memetik buah melon yang diminati langsung dari pohonnya. Konsep petik mandiri itu dipilih secara meufakat oleh warga dengan tujuan menambah daya tarik sekaligus memberikan edukasi tentang penanaman Melon Sweet Lavender dengan teknik hidroponik.

“Total ada 500 lebih buah (melon) yang bisa dipetik dan dinikmati oleh warga Surabaya dengan harga mulai Rp 20 ribu saja,” kata Yunus, Senin (5/9/2026).

Yunus memaparkan, 500 buah melon yang ada di acara bertajuk ‘Wisata Petik Buah Kebun Kota Melinda’ itu merupakan hasil panen pertama dari pemanfaatan lahan tak produktif fasum Perumahan Perumahan Semolowaru Indah. Nantinya, setelah acara berakhir warga akan kembali melakukan penanaman Melon Sweet Lavender hingga cabai di rumah kaca hasil swadaya mandiri.

“Karena hasil panen pertama tentu banyak yang masih harus diperbaiki. Kedepan tentu hasilnya akan lebih baik. Sehingga kami berharap rumah kaca kami, bisa membantu mengurangi beban iuran warga dan dinikmati bersama sama,” terang Yunus.

Rencananya acara serua tidak hanya digelar sekali dalam setahun. Yunus menargetkan acara serupa bisa terlaksana setidaknya 3-4 kali dalam setahun. Target tersebut ditentukan dari itensitas panen Melon Sweet Lavender yang ditanam warga.

“Sesuai yang kami pelajari kan dalam setahun, Melon itu bisa berbuah hingga 4 kali. Sehingga kedepan kami akan membuat acara yang lebih meriah sebagai wadah silahturahmi antar warga. Sehingga kedepan warga Perumahan Semolowaru Indah bisa lebih guyup dan kompak,” pungkasnya. 

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *