SURABAYA(Kabarjawatimur) – Jalur formal yang tak kunjung mendapat respons membuat pedagang Pasar Buah Tanjungsari persil 77 memilih cara lain untuk menyampaikan aspirasi. Sebuah baliho

SURABAYA — Ledakan yang mengguncang kawasan ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Selasa (6/10/2026), menjadi momentum DPRD Surabaya mempertanyakan serius pengawasan keselamatan bangunan oleh

Kasi Identifikasi Reskrimum Polda Jatim Kompol Soekris Tri mengatakan, pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada ruko N1 Nomor 62 yang menjadi lokasi utama kejadian, tetapi juga dilakukan terhadap sejumlah ruko di sekitar lokasi yang terdampak ledakan.

“Tim sudah selesai melaksanakan olah TKP. Fokus pemeriksaan di ruko N1 Nomor 62 maupun beberapa ruko yang terdampak di sekitar lokasi,” ujarnya.

Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga memiliki kaitan dengan peristiwa ledakan.

Barang bukti tersebut antara lain satu tabung gas LPG berkapasitas 50 kilogram, beberapa kompor gas satu tungku, serta sejumlah barang lainnya.

Namun, polisi belum menyimpulkan bahwa barang-barang tersebut menjadi penyebab ledakan. Seluruh barang bukti yang ditemukan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Puslabfor Polda Jatim.

“Barang bukti masih dalam proses pemeriksaan Puslabfor Polda Jatim,” jelas Kompol Soekris Tri.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *