:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Potret-warga-Mojowarno-Kabupaten-Jombang-mencuci-baju-di-saluran-irigasi.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Ketika sumur di rumah tak lagi mengeluarkan setetes air, saluran irigasi sawah menjadi tumpuan warga Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Sudah hampir sebulan warga harus berburu air untuk sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ada yang membawa galon bekas, ada pula yang langsung mencuci pakaian di tepi saluran irigasi.
Siti Nur Amnik (55) misalnya. Pagi hari yang biasanya diisi dengan pekerjaan rumah tangga, kini harus dimulai dengan mencari air.
Ia berjalan menuju saluran irigasi di dekat persawahan untuk mengambil air. Galon bekas menjadi wadah untuk membawa air tersebut pulang.
Air dari saluran irigasi itu digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga, termasuk mencuci pakaian, mencuci piring hingga mandi.
“Sumurnya nggak ada airnya, sudah hampir sebulan,” ucap Siti kepada Tribunjatim.com, Selasa (6/10/2026).
Pemandangan serupa terlihat di sekitar saluran. Seorang warga tampak mencuci pakaian langsung di aliran irigasi karena tak memiliki cukup air dari sumur rumahnya.
Kesulitan mendapatkan air juga dirasakan Suntani (66). Pedagang pentol tersebut mengaku harus memutar otak agar kebutuhan air keluarganya tetap terpenuhi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber