KabarBaik.co, Sidoarjo – Keributan yang melibatkan sembilan perempuan di kawasan Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jumat (2/10) lalu sempat membuat pengemudi ojek online (ojol) resah. Mereka ribut hingga menarik perhatian warga dan pengemudi yang berada di sekitar lokasi.

Keramaian tersebut awalnya diketahui salah satu driver ojol yang biasa mangkal di sekitar Medaeng. Mendengar keributan antar perempuan, ia kemudian melaporkannya kepada pihak Polsek Waru karena khawatir terjadi sesuatu yang lebih serius.

Petugas yang datang ke lokasi kemudian mengamankan sejumlah perempuan yang terlibat dalam keributan tersebut. Belakangan diketahui, persoalan yang melibatkan mereka bukan merupakan tindak pidana yang terjadi di Sidoarjo, melainkan berkaitan dengan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang terjadi di Kabupaten Jember.

Kasat PPA dan PPO Polresta Sidoarjo Kompol Rohmawati Lailah membenarkan adanya pengamanan tersebut. Ia menegaskan, lokasi kejadian perkara (TKP) TPPO bukan berada di Sidoarjo, melainkan di Jember.

“TKP Jember mas, kita limpahkan ke Direktorat PPA dan PPO Polda Jatim,” ujar Rohmawati saat dikonfirmasi, Rabu (7/10).

Rohmawati menjelaskan, para perempuan tersebut diduga datang ke Sidoarjo setelah meninggalkan Jember. Sesampainya di kawasan Medaeng, mereka justru terlibat keributan hingga akhirnya diamankan petugas.

“Tindak pidananya terjadi di Jember, mereka ke sini melarikan diri dan ribut di Medaeng sehingga diamankan petugas saat itu,” jelasnya.

Dari sembilan perempuan yang berada di lokasi, sebanyak lima orang diamankan untuk penanganan lebih lanjut. Dari jumlah tersebut, empat di antaranya diketahui masih berusia di bawah umur.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *