
Madiun (ANTARA) – Dinas Kesehatan (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, Jawa Timur mengingatkan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) guna mencegah penularan penyakit super flu atau varian influenza A H3N2 subclade K.
Plh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun Wahyu Hetty Darmawati di Madiun, Rabu, meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyakit menular berbasis virus itu.
“Masyarakat diimbau kembali memperkuat pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Kebiasaan mencuci tangan perlu dilakukan, terutama sebelum makan, setelah beraktivitas, serta sebelum menyentuh bagian wajah seperti hidung dan mata,” ujarnya.
Menurut dia, pola pencegahan dan penanganan super flu pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan kasus influenza musiman maupun penyakit saluran pernapasan lainnya.
Masyarakat tidak perlu panik menyikapi influenza A subtipe H3N2 subclade K. Berdasarkan pemantauan yang ada secara nasional, penyakit tersebut masih menunjukkan pola influenza musiman.
“Ini sebenarnya influenza biasa dan sejauh ini pelaporan secara nasional menunjukkan bahwa ini adalah influenza musiman, jadi mengikuti pola musiman. Sehingga masyarakat tidak perlu terlalu panik bahwa ini kemudian akan menjadi pandemi,” katanya.
Ia menilai kondisi lingkungan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi penyebaran influenza. Udara yang lebih kering dan tingkat kelembapan yang menurun dapat membuat virus lebih mudah berkembang dan menular. Di sisi lain, kondisi daya tahan tubuh juga berpengaruh terhadap risiko seseorang mengalami sakit.
Karena itu, protokol kesehatan, memperkuat PHBS, serta menjaga kebersihan lingkungan tetap menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber