DPRD Jatim, Bhirawa – Jaringan Trans Jatim dinilai belum cukup hanya menghubungkan kawasan perkotaan. Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Hidayat mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memperluas layanan hingga Jombang, khususnya dengan membuka koridor Mojokerto-Jombang.

Usulan tersebut dinilai strategis karena Jombang bukan hanya memiliki mobilitas masyarakat yang tinggi, tetapi juga menjadi salah satu pusat pendidikan pesantren dan wisata religi di Jawa Timur.

Hidayat mengatakan, usulan perluasan koridor tersebut telah disampaikan kepada Dinas Perhubungan Jawa Timur. Menurutnya, posisi Jombang cukup strategis karena memiliki konektivitas kuat dengan kawasan aglomerasi sekitar Surabaya.

“Saya sudah mengusulkan ke Dinas Perhubungan. Karena Jombang ini bagian dari lingkar Surabaya,” kata Hidayat, Rabu (7/10).

Politikus Gerindra itu melihat tingginya kebutuhan transportasi dari Jombang salah satunya tercermin dari kepadatan bus antarkota. Bahkan, menurut dia, bus mulai dipenuhi penumpang sejak memasuki wilayah Jombang.

Hidayat menilai kebutuhan transportasi publik di Jombang tidak sekadar untuk pekerja maupun masyarakat umum. Mobilitas juga ditopang aktivitas pendidikan pesantren dan wisata religi yang berlangsung sepanjang tahun.

Ia menyebut sejumlah pesantren besar seperti Tebuireng, Tambakberas, Denanyar hingga kawasan Peterongan menjadi magnet mobilitas masyarakat dari berbagai daerah.

“Ada banyak titik wisata religi. Ada lima pondok besar di sana, ada makam-makam para muassis maupun ulama,” jelasnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *