:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Kantor-Kementerian-Haji-dan-Umrah-Kemenhaj-Kabupaten-Jombang-Jawa-Timur.jpg)
SURYA.CO.ID, JOMBANG – Kasus dugaan penelantaran jemaah umrah yang melibatkan PT Annisa Ahmada Travelindo di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, masih terus bergulir tanpa kepastian.
Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jombang menegaskan belum menerima konfirmasi apa pun dari manajemen biro perjalanan itu kendati surat panggilan resmi telah dilayangkan.
Ketidakjelasan sikap dari pengelola travel membuat penanganan kendala yang dialami ratusan calon jemaah menjadi makin berlarut-larut.
Kepala Kantor Kemenhaj Jombang, Ilham Rohim, menyampaikan bahwa pihaknya sudah berupaya memanggil jajaran direksi hingga jajaran staf biro perjalanan itu.
Namun hingga saat ini, belum ada satu pun perwakilan travel yang datang memenuhi panggilan klarifikasi.
“PT Annisa belum hadir dan belum memberikan konfirmasi,” kata Ilham kepada SURYA.CO.ID, Rabu (7/10/2026).
Ilham menegaskan keterangan resmi dari pihak travel sangat dibutuhkan untuk memetakan akar persoalan secara transparan.
Langkah ini juga dilakukan guna mendata nasib calon jemaah lain yang dana perjalanannya masih tertahan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber