Bondowoso (beritajatim.com) – Sebuah warung makan di kawasan Gunung Sari, Desa Penanggungan, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, terbakar pada Sabtu (10/10/2026) malam. Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik itu mengakibatkan kerugian material sekitar Rp50 juta.

Kapolsek Maesan Iptu Sunardi mengatakan warung tersebut ditinggalkan pemiliknya, Bu Lilik, bersama suaminya yang bepergian ke Probolinggo sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, warung dalam keadaan kosong.

Sekitar pukul 21.00 WIB, Azmi, menantu pemilik warung, sempat datang untuk mengambil rokok. Saat itu, kondisi lampu dan kipas angin di warung masih menyala. Setelah itu, Azmi kembali ke rumahnya.

“Sekira pukul 22.50 WIB, saksi Azmi diberitahu tetangganya bahwa warung nasi milik Bu Lilik kebakaran,” kata Sunardi dalam keterangannya.

Mendapat informasi tersebut, Azmi langsung mendatangi lokasi. Dia mendapati kobaran api telah membakar warung makan tersebut. Bersama warga sekitar, Azmi berupaya memadamkan api sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Bondowoso, Vara Tedy, menyebutkan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 23.08 WIB. Petugas kemudian menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan asesmen.

Petugas mengerahkan kendaraan rescue, carcentro, dan water supply dalam penanganan kebakaran tersebut. Api akhirnya berhasil dipadamkan. Sejumlah unsur turut terlibat dalam penanganan, di antaranya Polsek, Koramil, Satpol PP kecamatan, dan warga setempat.

Akibat kebakaran itu, sejumlah barang di dalam warung dilaporkan terbakar. Di antaranya kasur, dua kulkas, dua televisi, dua tabung gas, satu telepon seluler, empat kipas angin, satu sepeda ontel, serta dua kompor.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *