:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/ilustrasi-UTM-BANGKALAN-ilustrasi-Universitas-Trunojoyo-Madura-Bangkalan-2026.jpg)
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Peran strategis semakin diemban Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan, Jawa Timur, sebagai satu-satunya kampus di Pulau Madura bersama 73 kampus di Indonesia sebagai penyelenggara Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan Applied Approach (AA).
Penunjukan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Menditktisaintek RI) Nomor 114/B/KPT/2026.
UTM Bangkalan dipercaya sebagai penyelenggara pelatihan pengembangan kompetensi profesional untuk meningkatkan kemampuan pedagogik dan didaktik para pendidik, khususnya dosen pemula di perguruan tinggi.
Rektor UTM, Prof Dr Safi’, mengungkapkan, penunjukan ini menjadi langkah strategis bagi UTM dalam memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan kompetensi dosen yang ada di Pulau Madura.
Melalui penyelenggaraan pelatihan PEKERTI dan AA, UTM tidak hanya berkesempatan meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan kampus sendiri. Namun juga membuka akses pengembangan profesional bagi dosen dari berbagai perguruan tinggi, termasuk perguruan tinggi swasta di Madura.
“Kepercayaan tersebut merupakan amanah sekaligus peluang bagi UTM untuk berkontribusi lebih luas dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, kontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia pendidikan tinggi,” ungkap Prof Safi’, Senin (12/10/2026) petang.
Karena itu, ia berharap penyelenggaraan pelatihan PEKERTI dan AA tidak hanya memperkuat kompetensi dosen di lingkungan UTM. Namun juga memberikan manfaat bagi dosen dari berbagai perguruan tinggi di Madura pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya.
“Dengan demikian, peningkatan kualitas pembelajaran dapat dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi,” pungkas Prof Safi’.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber