
BOJONEGORO – Kayangan Api, destinasi wisata ikonik Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, bersiap menawarkan pengalaman baru bagi wisatawan. Tak sekadar menyaksikan fenomena api abadi, pengunjung kini diajak menikmati pesona matahari terbenam, pertunjukan seni budaya, hingga sajian kuliner lokal melalui konsep wisata senja bertajuk Sandya Kala.
Digagas pegiat wisata Wahyu Setiawan, Sandya Kala dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbeda di kawasan Kayangan Api. Perpaduan nyala api abadi, semburat jingga matahari yang menembus rimbunnya hutan jati, serta atmosfer seni dan budaya lokal diharapkan menjadikan destinasi ini sebagai tempat menikmati senja yang berkesan.
“Selama ini orang hanya datang, melihat api, foto, lalu pulang. Kami ingin wisatawan betah lebih lama, menikmati momen magis saat api bertemu senja. Itu yang kami namakan Sandya Kala,” kata Wahyu Setiawan, Minggu (11/10/2026).
Nama Sandya Kala diambil dari istilah bernuansa Jawa kuno yang dimaknai sebagai senja. Konsep ini tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga berupaya menghidupkan suasana Kayangan Api melalui pengalaman wisata yang lebih kaya dan berkarakter.
Ada tiga daya tarik utama yang disiapkan untuk melengkapi pengalaman wisatawan di Kayangan Api.
Pertama, Sunset View Jati, yakni pengalaman menikmati matahari terbenam di antara pepohonan jati yang menjadi ciri khas lanskap Bojonegoro. Panorama alam tersebut diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana senja sekaligus mengabadikan momen.
Kedua, Live Atraksi Budaya. Wisatawan akan diajak menikmati pertunjukan musik akustik, tari Thengul khas Bojonegoro, hingga kisah legenda Kayangan Api. Kehadiran seni tradisional diharapkan memberi ruang lebih luas bagi kekayaan budaya lokal untuk tampil sebagai bagian dari pengalaman wisata.
Ketiga, Ngopi dan Madu di Atas Api. Pengunjung dapat menikmati kopi lokal dan madu JONEGOROAN dalam suasana khas Kayangan Api. Perpaduan cita rasa lokal dan atmosfer alam menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman wisata yang tidak terburu-buru.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber