Kediri (pilar.id) – Institut Teknologi Al-Mahrusiyah (ITAMA) Kota Kediri, Jawa Timur, menggelar wisuda perdana jenjang Strata-1 (S1) pada Selasa (13/10/2026). Sebanyak 23 mahasiswa dari tiga program studi, yakni Teknik Sipil, Sistem Informasi, dan Informatika, resmi menyelesaikan pendidikan tinggi di kampus yang mengintegrasikan pendidikan teknologi dengan nilai-nilai kepesantrenan tersebut.

Wisuda yang berlangsung di Aula KH. Imam Yahya Mahrus ini menjadi tonggak penting bagi ITAMA sejak berdiri pada 2022. Melalui momentum kelulusan angkatan pertama, ITAMA menegaskan arah pengembangan perguruan tinggi yang menggabungkan tata kelola modern, penguasaan teknologi, kewirausahaan berbasis teknologi atau technopreneurship, serta penguatan karakter spiritual dan budaya pesantren.

Wisuda perdana tersebut mengusung tema Good Governance, Technopreneurship. Tema ini mencerminkan komitmen institusi untuk membangun tata kelola perguruan tinggi yang baik sekaligus mempersiapkan lulusan agar mampu menghadapi perkembangan teknologi dan persaingan dunia kerja.

Rangkaian kegiatan akademik telah dimulai sehari sebelumnya melalui Sidang Senat Terbuka Yudisium dan Studium Generale yang menghadirkan Rektor Universitas Airlangga (UNAIR) ke-13, Prof. Dr. KH. Mohammad Nasih, S.E., M.T., Ak., CA.

Wakil Rektor III ITAMA sekaligus Ketua Pelaksana Wisuda Perdana, Dr. M. Fajruddin Fatwa, M.Pd., menjelaskan bahwa institusinya menjalin kerja sama dengan UNAIR sebagai mentor dalam penerapan tata kelola perguruan tinggi yang baik atau Good Governance University.

Menurut Fajruddin, pemilihan UNAIR didasarkan pada reputasi akademik dan keselarasan bidang keilmuan kedua institusi. Melalui pendampingan tersebut, ITAMA berharap dapat memperkuat berbagai aspek pengelolaan kampus, mulai dari tata pamong hingga akuntabilitas dan sistem akuntansi, sehingga memiliki fondasi untuk memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi di tingkat internasional.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya ITAMA membangun institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada proses akademik, tetapi juga memiliki tata kelola yang transparan, akuntabel, dan mampu mengikuti perkembangan pendidikan tinggi modern.

Di sisi lain, ITAMA tetap menempatkan nilai-nilai pesantren sebagai bagian penting dari pembentukan karakter mahasiswa. Sebagai kampus yang berafiliasi dengan paham Ahlussunnah wal Jamaah, institusi ini menekankan keseimbangan antara kemampuan intelektual, kedalaman spiritual, dan pemahaman terhadap tradisi serta perkembangan sosial budaya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *