Bojonegoro (ANTARA) – Perum Bulog Cabang Bojonegoro, Jawa Timur, berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga beras premium dengan menyiapkan 200 ton beras premium merk Setra Ramos untuk wilayah Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Lamongan.

Pimpinan Bulog Cabang Bojonegoro, Umar Said, Rabu menyatakan bahwa 200 ton beras premium tersebut dijual Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp14.900 per kilogram melalui jaringan penjualan seperti pusat perbelanjaan modern, kios yang ada di pasar maupun Rumah Pangan Kita (RPK).

“Bulog memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap konsumsi beras premium, sekaligus menjaga keseimbangan antara ketersediaan bahan baku, harga jual dan daya serap pasar,” katanya.

Umar menjelaskan bahwa harga gabah saat ini cukup tinggi sekitar Rp8.000 per kilogram, sehingga diperlukan kesinambungan antara pasokan bahan baku, harga jual dan terpenting kebutuhan masyarakat tetap terjaga.

Bulog tidak hanya memantau kondisi pasar, tetapi juga mengambil langkah konkret ketika terdapat kebutuhan yang perlu segera dipenuhi.

“Upaya menstabilkan stok dan harga beras premium ini dilakukan supaya masyarakat punya alternatif mengkonsumsi beras premium,” jelasnya.

Di sisi lain, lanjut Umar, selain beras premium tersebut Bulog Bojonegoro juga ditargetkan penyaluran beras pada 2026 diantaranya beras SPHP sejumlah sembilan ribu ton dan beras bantuan pangan sekitar 31 ribu ton.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena Bulog akan terus hadir menjaga ketersediaan dan memastikan beras dapat diakses masyarakat,” katanya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *