
JAKARTA (Kabarjawatimur) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional
SURABAYA, KABARJAWATIMUR – Grace Febrina Winata dijatuhi hukuman 1 tahun 10 bulan penjara setelah dinyatakan terbukti bersalah menggelapkan mobil Suzuki Swift milik Rimo Ilham
SURABAYA – Keterbatasan ruang kelas dan sarana belajar di SDN Semolowaru IV Surabaya menjadi sorotan Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Dr. Michael Leksodimulyo. Ia menilai kondisi tersebut bukan lagi persoalan fasilitas biasa, melainkan sudah masuk kategori kedaruratan pendidikan yang membutuhkan penanganan cepat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Dari total 12 rombongan belajar (rombel), SDN Semolowaru IV hanya memiliki delapan ruang kelas. Akibatnya, empat rombel harus mengikuti kegiatan belajar mengajar pada siang hari. Bahkan, sebagian siswa terpaksa belajar di perpustakaan dengan duduk lesehan karena keterbatasan fasilitas.
Kondisi tersebut diketahui Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau sekolah pada Rabu (7/10/2026). Peninjauan dilakukan setelah adanya laporan warga melalui hotline mengenai siswa yang terpaksa belajar di luar ruang kelas.
Menanggapi kondisi itu, Michael menegaskan bahwa persoalan infrastruktur sekolah yang berdampak langsung terhadap proses belajar-mengajar harus menjadi prioritas penanganan pemerintah.
“Kebutuhan perbaikan dari sekolah itu termasuk gawat darurat karena mereka terpaksa menggunakan ruang perpustakaan untuk belajar. Artinya, ini sudah masuk dalam bencana pendidikan,” ujar Michael kepada media, Senin (12/10/2026).
Legislator dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut menilai, penanganan kondisi darurat di lingkungan sekolah tidak semestinya terhambat oleh prosedur birokrasi pengadaan yang memakan waktu panjang.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber