:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/BELUM-BUKA-Gerai-KDKMP-di-Kelurahan-Tukangkayu.jpg)
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi – Sebanyak 138 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah terbangun di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Namun, hingga Kamis (15/10/2026), belum ada gerai yang dinyatakan siap beroperasi karena masih menjalani proses verifikasi dan validasi serta memerlukan persiapan pendukung.
Kondisi ini terjadi di tengah rencana pemerintah pusat mengoperasikan 80 ribu gerai KDKMP secara nasional pada Oktober 2026.
Di Banyuwangi, pemerintah daerah masih memeriksa kesiapan gerai sebelum menentukan kelayakannya untuk beroperasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, Heni Sugiharti, mengatakan proses verifikasi dan validasi (verval) telah dilakukan terhadap 91 titik gerai.
“Verval (verifikasi dan validasi) dilakukan secara visual. Jadi, hanya dari pandangan mata dan fungsinya saja. Setelah verval lapangan, kami akan unggah data-data hasil verval ke sistem,” kata Heni, Kamis (15/10/2026).
Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar penentuan status kesiapan setiap gerai. Tim verval akan membagi gerai ke dalam tiga kategori, yakni layak, layak dengan catatan, dan tidak layak.
Meski bangunan fisik gerai telah rampung, kondisi kesiapan setiap lokasi berbeda-beda. Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan masih ada gerai yang belum dilengkapi sarana dan prasarana pendukung untuk menjalankan kegiatan usaha.
Selain kelengkapan fasilitas, pengoperasian gerai juga membutuhkan persiapan sumber daya manusia (SDM). Tahapan tersebut mencakup perekrutan pegawai serta pelatihan bagi bendahara gerai.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber