Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Meliput berbagai topik daerah di Kabupaten Jember.
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
JAKARTA – Bupati Jember Muhammad Fawait memperkenalkan potensi industri cerutu daerah dalam forum Indonesia Future Leader #2 yang diselenggarakan Total Politik di Jakarta, Kamis (15/10/2026) malam.
Promosi tersebut menjadi salah satu upaya memperluas pengenalan produk unggulan Jember di tingkat nasional dan internasional.
Dalam forum bertema “Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo” itu, Fawait membagikan cerutu khas Jember kepada peserta dan sejumlah tokoh yang hadir. Ia sekaligus mengajak para pemangku kepentingan untuk melihat secara langsung perkembangan industri tembakau dan cerutu di Kabupaten Jember.
“Kalau bicara tentang cerutu berkualitas, ingatannya pasti ke Jember. Mari berkunjung dan rasakan langsung kehangatan serta potensi besar Kabupaten Jember,” ujar Fawait saat menyerahkan cerutu kepada peserta forum.
Promosi tersebut berkaitan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat citra daerah sebagai salah satu sentra produksi tembakau dan cerutu. Jember memiliki sejarah panjang dalam budidaya tembakau, termasuk varietas Na-Oogst yang digunakan sebagai bahan baku industri cerutu.
Sejumlah perusahaan pengolahan cerutu beroperasi di Jember, di antaranya PT Boss Image Nusantara (BIN Cigar), Mangli Djaya Raya (MDR), Dwipa Nusantara Tobacco (DNT), Kopkar Kartanegara, Burger Söhne AG, dan Villiger Söhne AG. Dua perusahaan terakhir berasal dari Swiss dan turut memperkuat keterhubungan industri cerutu Jember dengan pasar internasional.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber