
blokBojonegoro.com – Bertepatan dengan rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke 81 dan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 349, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai Gerinda, H. Budiono, S.Sos., M.A.P, melakukan kunjungan ke masjid tertua yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
Sabtu (17/10/2026) siang, Pak Budiono ke Masjid Jami’ Nurul Huda, Desa Cangaan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Didampingi pengurus masjid dan tokoh masyarakat, Pak Budiono melihat dari dekat masjid yang penuh sejarah.
“Bangunan utamanya memang telah dipugar kekinian, tetapi masih banyak aset berharga penuh cerita yang sangat perlu dilestarikan,” kata Pak Budiono, panggilan akrabnya.
Politisi asal Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro yang mewakili Dapil Bojonegoro-Tuban melihat satu persatu peninggalan kuno, diantaranya dikusen kayu dengan tulisan arab 1262 hijriah.
“Tadi juga ke belakang masjid ada peti begitu besar yang biasanya dipakai menyimpan karpet tua peninggalan masa lalu. Peti tersebut sangat antik, karena kuncu, dan juga hampir semua bagian sambungan tanpa lem atau paku,” tegasnya.
Oleh karena itu, pihaknya menyarankan kepada Takmir Masjid untuk ke depan membuat museum dengan gaya ikonik. Agar barang-barang sejarah penyebaran agama Islam melalui jalur Bengawan Solo bisa dilestarikan dan menjadi pembelajaran anak-anak ke depannya.
Mendapat usulan dari Pak Budiono, Kasi Kesra Desa Cangaan Kiai Salamudan merasa gembira. Sebab, takmir masjid juga sudah mempunyai rencana yang sama, namun masih terbentur dengan biasa.
“Alhamdulillah, semoga Pak Budiono bisa ikut serta membantu merealisasikannya. Sebab, selain peti antik, karpet dan masih banyak lagi benda budaya peninggalan masjid lama,” pungkasnya. [mad]
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber