Probolinggo (beritajatim.com) – Setiap Jumat, keluarga Lutfy Zulkifli selalu menantikan kepulangan Sefril Ardiansyah. Namun, Jumat (16/10/2026) menjadi hari yang tak akan pernah dilupakan keluarga. Bukan pelukan atau kabar kedatangan yang mereka terima, melainkan kepulangan terakhir sang anak setelah nyawanya direnggut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo.

Sefril, atlet panjat tebing berusia 19 tahun itu, tak lagi bisa mengetuk pintu rumahnya di Perumahan Yunayuni, Jalan Serayu, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kota Probolinggo. Pemuda yang biasanya menyempatkan diri pulang setiap akhir pekan itu kini telah terbujur kaku, dimakamkan setelah meninggal dunia dalam insiden karhutla pada Kamis (15/10/2026).

Bagi keluarga, kehilangan ini terasa semakin menyakitkan karena Sefril sempat berpamitan. Ia mengirimkan video kepada ibunya, memberi tahu bahwa dirinya sedang memantau kebakaran di kawasan Bromo. Dalam pesan itu, ia juga menyampaikan bahwa kali ini tidak bisa pulang.

Tak ada yang menyangka, ucapan sederhana tersebut menjadi salah satu kenangan terakhir yang ditinggalkan Sefril untuk keluarganya.

“Waktu mengirim video itu, dia bilang sedang memantau kebakaran. Dia juga berpamitan dan menyampaikan bahwa dirinya tidak akan pulang, padahal biasanya setiap Jumat mesti pulang,” tutur Lutfy, Jumat (16/10/2026), sembari menahan tangis.

Kalimat itu kini menyisakan kepedihan yang sulit diungkapkan. Sefril memang tak pulang seperti biasanya, tetapi bukan karena pekerjaan yang membuatnya harus tinggal lebih lama di Bromo. Ia tak akan pernah kembali lagi.

Kebiasaan menunggu kepulangannya setiap Jumat yang dulu terasa biasa, kini berubah menjadi kenangan yang menyayat hati. Bagi keluarga, tak ada lagi akhir pekan yang sama setelah kepergian anak kedua dari tiga bersaudara tersebut.

Di mata keluarga dan orang-orang terdekatnya, Sefril masih terlalu muda untuk pergi. Usianya baru 19 tahun. Jalan hidupnya masih panjang, dengan banyak kesempatan yang terbuka di hadapannya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *