JAKARTA (Kabarjawatimur) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional

SURABAYA – Komisi C DPRD Surabaya memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang didukung pembiayaan alternatif sekitar Rp1,3 triliun. Pengawasan

SURABAYA – Kasus meninggalnya anak penyandang disabilitas yang diduga menjadi korban perundungan di Surabaya menjadi tamparan keras bagi predikat Kota Layak Anak. Tragedi ini sekaligus menyoroti pentingnya penguatan sistem perlindungan anak, terutama bagi penyandang disabilitas.

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Michael Leksodimulyo, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD segera mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan dan Perda Perlindungan Penyandang Disabilitas.

Menurut Michael, kasus tersebut tidak boleh dipandang sebagai persoalan sepele atau sekadar kenakalan anak. Perundungan merupakan bentuk kekerasan yang dapat meninggalkan dampak serius terhadap kondisi fisik maupun psikologis korban, bahkan berujung fatal.

“Kasus korban difabel hingga meninggal karena bullying sangat mencederai nama Surabaya sebagai kota ramah dan layak anak,” tegas Michael.

Ia mengaku sangat prihatin atas tragedi yang menimpa anak berkebutuhan khusus tersebut. Kepeduliannya terhadap persoalan disabilitas juga berkaitan dengan keterlibatannya dalam Perkumpulan Difabel Bertalenta di Indonesia.

“Sakit hati saya mendengar berita ini, terlebih saya memiliki Perkumpulan Difabel Bertalenta di Indonesia. Peristiwa ini sungguh melukai perasaan kita bersama,” ujarnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *