jatimnow.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus merespons cepat tren kenaikan konsumsi Pertalite di Kota Malang. Pasokan bahan bakar bersubsidi dinaikkan secara signifikan guna mengamankan kebutuhan mobilitas warga.

Langkah taktis pengamanan stok dipantau langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pemimpin tertinggi Pemprov Jatim turun langsung meninjau operasional SPBU 54.651.73 Ciliwung, Kota Malang, pada Sabtu (17/10/2026) malam.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyebut tambahan kuota harian mutlak diperlukan. Rata-rata penyaluran dilonjakkan dari 340 Kiloliter (KL) menjadi 407 KL per hari.

“Kebutuhan warga Kota Malang terhadap Pertalite memang sedang tinggi. Kami memaksimalkan operasional Fuel Terminal Malang hingga 24 jam penuh agar distribusi ke setiap SPBU tidak terputus,” ujar Ahad.

Sebelum inspeksi lapangan dilakukan, pihak Pertamina dan Pemprov Jatim telah mematangkan strategi distribusi BBM melalui rapat koordinasi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Tujuannya memastikan tidak ada kelangkaan yang merugikan sektor ekonomi menengah ke bawah.

Agenda tinjauan malam hari di SPBU Ciliwung membawa kejutan manis bagi para pekerja transportasi darat. Khofifah menyempatkan diri berdialog santai dengan belasan pengemudi ojek online (ojol) yang tengah mengantre.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap pahlawan jalanan, Pertamina dan Pemprov Jatim membagikan bantuan pengisian BBM gratis sekaligus paket sembako. Total ada 100 pengemudi ojol yang membawa pulang berkah bantuan.

Jaminan keamanan stok diharapkan membuat warga lebih tenang dan tidak panik. Konsumen diimbau tetap membeli bahan bakar sesuai kebutuhan wajar sehari-hari.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *