SURYA.co.id, Madiun – Kecelakaan maut yang menimpa rombongan suporter PSS Sleman di ruas Tol Madiun-Surabaya KM 616, Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026), menyisakan duka mendalam. Empat orang meninggal dunia, dua mengalami luka berat, empat luka ringan, dan lima lainnya selamat.

Peristiwa itu terjadi saat rombongan berangkat dari Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, untuk menyaksikan pertandingan Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman. Hingga Senin (19/10/2026), penyelidikan masih berlangsung.

Polisi mulai menemukan indikasi bahwa pengemudi Toyota Hiace diduga kehilangan konsentrasi akibat kelelahan, mengantuk, dan kemungkinan berada di bawah pengaruh minuman keras.

Toyota Hiace bernomor polisi AB 7831 E mengangkut sekitar 15 orang pendukung PSS Sleman dari wilayah Kabupaten Sleman menuju Surabaya.

Sebagian besar penumpang berangkat untuk menyaksikan laga Persebaya kontra PSS. Sebagian lainnya juga berencana mengikuti kegiatan solidaritas untuk korban kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

Korban selamat, Naufal Nur Eka, mengatakan dirinya berangkat dari Yogyakarta sekitar pukul 04.00 WIB bersama dua teman kuliahnya di Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY).

Insiden terjadi sekitar pukul 08.15 hingga 08.30 WIB. Lokasi kecelakaan berada di KM 616 Jalur A Tol Madiun-Surabaya di wilayah Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Saat itu truk tronton bernomor polisi H 1872 AG yang dikemudikan Hisam Mas’ud sedang melaju di jalur lambat.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *