:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Suasana-di-lokasi-kecelakaan-rombongan-suporter-PSS-Sleman-di-Tol-Madiun-Surabaya-KM-616.jpg)
SURYA.co.id, Madiun – Misteri penyebab kecelakaan maut yang menewaskan empat suporter PSS Sleman di Tol Madiun-Surabaya KM 616 akhirnya mulai menemukan titik terang.
Satlantas Polres Madiun mengungkap adanya indikasi pengemudi Toyota Hiace yang mengangkut rombongan suporter berada dalam pengaruh minuman keras, meski penyidik masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan dugaan tersebut.
Temuan ini menjadi perkembangan terbaru dalam penyelidikan kecelakaan yang menewaskan empat suporter PSS Sleman saat perjalanan menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, untuk menyaksikan pertandingan melawan Persebaya Surabaya, Minggu (18/10/2026).
Kecelakaan terjadi di ruas Tol Madiun-Surabaya KM 616, tepatnya di wilayah Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, sekitar pukul 08.30 WIB.
Kendaraan Toyota Hiace bernopol AB 7831 E yang membawa rombongan suporter PSS Sleman bertabrakan dengan truk tronton bernopol H 1872 AG yang dikemudikan Hisam Mas’ud.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Andika Cahyono, mengungkapkan adanya indikasi pengemudi Hiace kurang konsentrasi saat berkendara.
Dugaan tersebut menguat setelah petugas menemukan dua botol air mineral yang berisi minuman keras jenis arak Jawa di dalam kendaraan.
“Memang ada indikasi sopir dalam pengaruh miras sehingga kurang konsentrasi dalam mengemudikan kendaraan,” kata Andika, Senin (19/10/2026).
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber