Sidoarjo (beritajatim.com) – Lebih dari tiga dekade, rujak kikil dan lontong balap Warung Wahyu milik Mariyamah (60) di Desa Keboan Anom, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, tetap bertahan dengan resep warisan keluarga. Berbekal lapak sederhana, Mariyamah meneruskan usaha yang diwariskan sang ibu dan melayani pelanggan yang datang untuk menikmati kuliner khas Jawa Timur tersebut.

Warung yang berada di kawasan Masjid Saiful Mu’min itu menjadi salah satu pilihan warga yang ingin menikmati rujak kikil dengan racikan tradisional. Usaha yang telah dijalankan selama lebih dari 30 tahun tersebut kini diteruskan Mariyamah bersama putrinya, yang membantu melayani pelanggan sekaligus menjaga keberlangsungan usaha keluarga.

Salah satu daya tariknya adalah harga yang relatif terjangkau. Seporsi rujak kikil dijual Rp10.000, sehingga pelanggan dapat menikmati sajian khas Jawa Timur tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Dalam satu porsi, kikil sapi disajikan bersama lontong, tahu, tempe, dan aneka sayuran segar. Seluruh bahan kemudian disiram bumbu petis kental racikan tradisional yang memberikan cita rasa khas pada sajian tersebut.

Perpaduan kikil yang lembut, sayuran, dan bumbu petis menghasilkan karakter rasa yang kuat. Racikan keluarga inilah yang terus dipertahankan Mariyamah selama puluhan tahun menjalankan usaha kulinernya.

“Resep ini dari ibu saya, saya teruskan sampai sekarang. Sekarang saya dibantu anak saya juga,” tutur Mariyamah, Selasa (20/10/2026).

Bagi Mariyamah, usaha tersebut bukan sekadar aktivitas berjualan makanan, melainkan juga cara menjaga warisan keluarga. Resep yang diterima dari sang ibu tetap menjadi pegangan dalam menyajikan rujak kikil kepada pelanggan.

Kini, keterlibatan putrinya menjadi bagian dari perjalanan usaha tersebut. Tradisi yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade itu terus berlanjut melalui kerja sama ibu dan anak dalam melayani pembeli.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *