RRI.CO.ID, Jember – Penerima bantuan pangan beras di Kabupaten Jember, Jawa Timur, direncanakan tidak lagi harus datang ke balai desa untuk mengambil bantuan pangan.
Mulai akhir 2026, Pemkab Jember bersama Perum Bulog Cabang Jember menyiapkan mekanisme pengantaran bantuan langsung ke rumah penerima atau door to door.
Bupati Jember, Muhammad Fawait mengatakan, perubahan mekanisme tersebut diharapkan memudahkan masyarakat dalam menerima bantuan sekaligus membantu proses pendataan penerima manfaat.
Selain diantar ke rumah, bantuan juga akan disertai pemasangan stiker khusus pada rumah penerima. Menurut Fawait, penanda tersebut dapat membantu Badan Pusat Statistik (BPS) dalam memverifikasi warga yang telah menerima bantuan pemerintah.
“Bantuan pangan biasanya dibagikan di balai desa. Khusus akhir tahun ini, kolaborasi Pemkab dengan Bulog Jember, kami akan mengantarkan ke rumah masing-masing dan memberikan stiker,” katanya, Selasa, 20 Oktober 2026.
Ia berharap, mekanisme tersebut turut mendukung pendataan sosial dan ekonomi agar lebih terukur. Namun, penyaluran bantuan secara langsung masih perlu disiapkan melalui koordinasi antara Pemkab Jember dan Bulog, termasuk dalam menentukan teknis pelaksanaannya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Jember, Muhammad Ade Saputra, menyambut baik rencana tersebut.
Menurutnya, pengantaran langsung ke rumah dapat menjadi solusi bagi penerima bantuan yang kesulitan mengambil beras di lokasi distribusi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber